Archive for September, 2006

Chapter +( Dont Quit )

Wednesday, September 13th, 2006

Don’t Quit!

When things go wrong
As they sometimes will
When the road you’re trudging seems all uphill
When the funds are low and the debts are high
And you want to smile
But you have to sigh
When care is pressing you down a bit
Rest, if you must, but don’t you quit.

Life is queer with its twists and turns
As every one of us sometimes learns
And many a failure turns about
When he might have won had he stuck it out
Don’t give up though the pace seems slow
You may succeed with another blow.

Often the goal is nearer than
It seems to a faint and faltering man
Often the struggler has given up
When he might have captured the victor’s cup
And he learned too late when the night slipped down
How close he was to the golden crown.

Success is failure turned inside out
The silver tint of the clouds of doubt
And you never can tell how close you are
It may be near when it seems so far
So stick to the fight when you’re hardest hit
It’s when things seem worst that you must not quit.


-Anonymous

Taken From Evan

Chapter II - What(When) does make You Ready?

Tuesday, September 5th, 2006

jugApa yang ada dibenak kita bila kita dihadapkan dengan 2 pilihan, Maju atau mundur? Kiri atau kanan? Lompat atau jongkok?  Beberapa dari kita mungkin akan berkata bahwa ini bukan pilihan yang saya inginkan. Saya belum ingin maju , bahkan mundur. Saat ini saya hanya ingin berhenti sejenak dan kemudian baru akan memikirkannya. Sayangnya itu tidak ada dalam pilihan. Kiri mungkin anda akan merasa tidak nyaman. Kanan mgkn akan membuat anda bingung. Lompat akan membuat kepala anda terantuk dan jongkok akan membuat ambeyen anda kambuh. Jadi apa yang harus kita lakukan? Berhenti sejenak dan memikirkannya kemudian baru mengikuti kata hati ( atau lebih tepatnya kata orang lain)? Sayangnya ini juga tidak ada dalam pilihan.

Ketika Presiden Soeharto berkuasa, beberapa dari kita mgkn akan merasa sangat nyaman Karena waktu itu adalah eranya agraris dimana semua orang bisa bekerja sampai tua dan menunggu tunjangan dari pemerintah untuk masa tua mereka. Sayangnya lagi Era itu sudah berakhir dan digantikan era Informasi yang notabenenya hampir menghapuskan impian para para tetua yg lahir dijaman Soeharto. Sungguh sedih sekali scenario ini yang memaksa banyak orang keluar untuk mencari kebebasan sejati. Kebebasan berbasis informasi untuk masa depan. Sekali lagi, Siapkah Kita kita menghadapi perubahan besar ini? Sayangnya tidak….

Mungkin pertanyaan emosional ini yang akan lebih menggugah anda.

  1. Siapkah anda saat jika mulai besok anda tidak akan mendapatkan kedua lengan anda melekat erat dibahu anda lagi?

  2. Siapkah anda jika Mata anda mulai merapuh besok harinya?

  3. Siapkah anda jika Nafas anda hanya tinggal untuk malam hari ini saja?

  4. Siapkah anda jika ini kejadian diatas menimpa anda semuanya?

Kalau jawabannya belum, maka kapan anda akan siap? Ketika anda masih punya tangan anda bahkan tidak menggunakannya sama sekali. Ketika mata anda berfungsi dengan baik anda bahkan tidak menhargainya. Nafas anda itu terlalu banyak disia siakan hanya untuk menonton sinetron yang berjumlah 27 episode. Apa yang harus anda tunggu? Siap atau tidak setiap waktu anda bertambah tua. Anda semakin lemah. Jutaan sel anda menjadi rusak. Apalagi yang anda tunggu sampai anda siap?


Keluarlah dari zona kenyamanan anda sekarang juga karena sesungguhnya bukan disana tempat anda berada. Usia tidak seharusnya membuat anda tidak siap. 

Saya sering bertanya kepada para Mahasiswa baru yang mulai kuliah dan tentunya saja dibiayai 100% oleh orang tua mereka tentang siapkah mereka membayar kembali uang yang telah dikeluarkan orang tua mereka setelah mereka lulus dari kuliah ?

Dan tentu saja jawaban ironis yang pernah saya dengar dari mereka adalah

TIDAK……..

Kalau TIDAK, Kenapa anda masih disana berdiam diri? Kenapa tidak lakukan sesuatu? Kenapa tidak mengambil tindakan? Kenapa tidak mengambil keputusan? Kapan waktu yang tepat untuk anda bergabung di bisnis AMWAY? Kalau bukan sekarang, kapan lagi? 1 tahun lagi? 5 tahun lagi? Apa yang harus anda ramalkan? Apa yang harus anda pertimbangkan?

Jadi KAPAN WAKTU YG TEPAT untuk bergabung?

NOW is the time.

Kemarin adalah masa lalu. Besok adalah harapan dan sekarang adalah kenyataan.

“Masa sekarang adalah milik mereka yang siap atau tidak dimasa lalu. Masa Depan adalah milik mereka yang siap dan tidak juga dimasa sekarang. Dan tentunya ada harga yang harus dibayar antara yang siap dan tidak” (Phenk)

Kesimpulan :

Di sebuah pagi pada dataran luas afrika itu bangunlah seekor kijang yang langsung juga membangunkan seluruh keluarganya untuk berlari di pagi hari. Beberapa dari anak mereka bertanya mengapa mereka harus lari secepat mgkn dipagi hari. Dan tentu saja Ibu Kijang hanya bisa berkata bahwa agar mereka sekeluarga tidak menjadi mangsa dari Kaum harimau.

Di sebuah pagi pada dataran luas afrika juga itu bangunlah seekor Ibu Harimau yang langsung juga membangunkan seluruh keluarganya untuk berlari secepat mungkin di pagi hari. Beberapa dari anak mereka bertanya jugha mengapa mereka harus lari secepat mgkn dipagi hari. Dan tentu saja Ibu Harimau hanya bisa berkata bahwa agar mereka sekeluarga dapat mendapatkan makanan mereka.

Teman, tidak peduli anda itu Kijang atau harimau. Yang penting, Bila pagi sudah menjelang maka berlarilah secepat mungkin.

Bersiaplah.

Besok pagi adalah milik anda yang telah siap.

<p class=”MsoNormal” ali