Nikmatnya cinta

Disini saya berdiri, sambil ditemani oleh ribuan kawanan angin yang sedang mendorong saya dari jauhnya realita hidup ini.. Pagar Hijau ini seolah mengatakan bahwa sayalah teman dekatmu saat ini sementara itu Pohon suci disampingnya seolah ingin berkenalan dengan saya tetapi karena malu saja maka saya cuma bisa mendengar bisikan daun daun kecilnya yg telah sangat berjasa mengantarkan pencerahan utk Gautama. Tdk ada yang bisa saya ajak bicara. Saya hanya bisa melihat dari ketinggian Muara kuning itu berlomba lomba melewati satu sama lain..Tidak ada teman tidak ada lawan…Semakin saya berpikir tentang cinta semakin Tamak juga saat itu saya utk merasakan cinta…setidaknya inilah yg saya tangkap dari lagu nya.. Banyak yang masih ingin saya kerjakan tetapi beberapa batu ini masih menghalangi saya saja.Mereka bahkan kadang datang bergerombolan. Saya cuma bisa mundur dan coba utk menutup mata saya. Sambil merasakan kesadaran hidung saya , byk kisah yang muncul dan hilang….Patung itu hanya tersenyum diam melihat tingkah seorang yg mencoba menemukan sesuatu yg hilang dalam hidupnya…Bbrp hal muncul sesaat & bberapa saat lagi sudah mulai hilang digantikan oleh raksasa lainnya… Bagaimana sih rasanya NO MIND? Ada AKU atau TANPA AKU? Terlalu nikmatnya cinta ini sehingga selalu muncul hal yang paling kita takuti…KETAMAKAN….. Di Ketinggian ini saya berdiam Di Kesadaran ini saya melihat Di Sini tanpa siapa siapa hanya ada AKU,ANGIN & DAUN saksi hidup dari rahasia spritual…… Siang dengan Angin…

Leave a Reply